Teknologi

teknologi pendidikan

Guru Perlu Kombinasikan Pendidikan dan Teknologi

Indra Patmoko | Selasa, 23 April 2013 - 07:15:34 WIB | dibaca: 2228 pembaca

Pasti seru ya jika kita bisa mengerjakan tugas kelompok dari rumah masing-masing? Kita tidak perlu bersusah payah berkumpul di suatu tempat untuk mendiskusikan proyek yang harus dikumpulkan minggu depan. Cukup buka komputer, buka sambungan internet, dan memanfaatkan fasilitas multiperson chatting. Pada tahap ini, kita bisa juga langsung berbagi dokumen dengan teman sekelompok, mengeditnya bersama-sama, hingga berdiskusi untuk mematangkan ide-ide yang muncul. Ilustrasi ini dimunculkan dalam kegiatan visitasi dan seminar bertajuk Transformation and Innovation through Collaborative Learning di kantor Google untuk kawasan Asia Pasifik, di Singapura, Senin (7/5/2012). Pada kegiatan tersebut, puluhan kepala sekolah dan pengurus yayasan tingkat SMA/sederajat di Jakarta mendapatkan gambaran betapa pemanfaatan teknologi informasi komunikasi (TIK) dapat sangat membantu kegiatan belajar mengajar. Pepita Gunawan dari Education Advocate – Cyberspace Access, Google Asia Pasifik menjelaskan, ilustrasi tersebut tidak hanya memaparkan pemanfaatan TIK dalam kegiatan belajar mengajar, tetapi juga menekankan pentingnya kolaborasi antarsiswa sebagai anggota tim. “Menurut saya, kolaborasi dan penguasaan teknologi adalah kebudayaan yang diperlukan generasi muda untuk dapat bersaing di era global. Kita harus terbuka dalam mengemukakan, mendengarkan, dan menerima ide-ide baru,” ujarnya.
Wanita asli Indonesia ini mengimbuhkan, penanaman dua nilai kebudayaan perlu dimulai sejak masa sekolah. Alasannya, keduanya merupakan bekal bagi para siswa untuk memasuki dunia kuliah dan kerja yang memang menekankan pentingnya kolaborasi dan penguasaan ICT.
Pepita mengimbuhkan, di abad ke-21 ini, seseorang butuh lebih dari sekadar penguasaan akademik untuk mampu bersaing secara global. Seseorang, ujarnya, harus juga menguasai kemampuan belajar dan berinovasi. Termasuk di dalamnya adalah mampu berpikir kritis dan menyelesaikan masalah, memiliki kreativitas dan daya inovasi, serta kemampuan komunikasi dan kolaborasi.
“Sementara, penguasaan TIK juga termasuk sadar akan pengelolaan kemampuannya untuk digunakan pada arah yang baik,” Pepita mengimbuhkan.
Para guru dan kepala sekolah yang mengikuti sesi visitasi tersebut mengaku mendapatkan berbagai pengetahuan baru. Mahfuz dari SMK Satria, Srengseng, Jakarta Barat, menuturkan kepada Okezone, meskipun penggunaan TIK di sekolahnya sudah cukup dominan, dia belum maksimal memanfaatkan fitur-fitur tambahan dalam akun email yang dimilikinya.
“Sepulangnya dari sini, saya akan coba mempraktikannya dengan para murid saya, terutama mereka yang sedang menjalani praktik kerja lapangan (PKL) di berbagai tempat,” ujar Mahfuz.
Di sekolahnya, para siswa jurusan teknologi informasi (TI) sudah sangat akrab dengan teknologi. Tidak heran, tugas sehari-hari mereka adalah membuat program komputer, membangun website, atau mengerjakan proyek TI lainnya. Komposisi pelajaran, kata Mahfuz, adalah 75 persen praktik dan 25 persen tatap muka.
Pengalaman Mahfuz ternyata berbeda dengan yang dialami  Vincentin dari SMA Marsudirini. Dia mengaku, meski sekolahnya telah memanfaatkan TIK dalam kegiatan belajar mengajar, penerapan TIK lebih optimal terkendala di kesulitan para guru untuk meningkatkan kemampuan penguasaan TIK mereka. “Belum semua guru bisa memanfaatkan internet,” ujar Vincentin.
Senada dengan Vincentin, Calista dari perguruan Marsudirini mengimbuhkan, terkadang kesulitan itu merupakan akibat banyaknya beban guru dari sekolah seperti menyiapkan materi pelajaran, memeriksa tugas, dan mengembangkan teknik pengajaran. “Akibatnya, begitu sampai rumah kebanyakan guru sudah terlalu lelah untuk belajar lagi,” keluhnya.
Padahal, seperti dikatakan Rektor Binus University Harjanto Prabowo, seorang guru juga harus melek teknologi agar mampu member contoh ke anak didiknya.”Jika guru sudah melek dan menguasai TIK, maka perannya pun bergeser, dari sebatas guru menjadi partner belajar,” ujar Harjanto.
Kunjungan ke Google Asia Pasifik ini merupakan bagian dari kegiatan School Executive Excursion Program 2012 yang merupakan kerjasama antara Binus University dan Acer untuk memberikan tambahan wawasan kepada pimpinan sekolah, di level SMA/sederajat. Kegiatan yang digelar hingga 9 Mei ini meliputi studi banding, kunjungan industri, serta seminar-seminar seputar teknologi dan perkembangan pendidikan global

Sumber : http://kampus.okezone.com










Komentar Via Website : 22
grosir deep beauty
20 Mei 2017 - 15:50:27 WIB
Agen Pupuk Organik
13 Oktober 2017 - 11:52:19 WIB
Pupuk Organik Cair
09 November 2017 - 08:19:29 WIB
Berita yang menarik, bagus dan bermanfaat..
https://goo.gl/Qw8xbb
https://goo.gl/85 69aq
https://goo.gl/wvx3iN
https://goo.gl/xVYEuQ
nhttps://goo.gl/JAdypm
https://goo.gl/Fowy9G
https: //goo.gl/dmgMcm
https://goo.gl/C2CNQj
Pupuk Organik Cair
11 Januari 2018 - 08:00:02 WIB
Terimaksih infonya menarik, bagus dan bermanfaat
https://goo.gl/LToXm5
https://goo.gl/DyTH bf
https://goo.gl/A4AW9q
https://goo.gl/hTCnW9
h ttps://goo.gl/mb4vid
https://goo.gl/xJyGwU
https:// goo.gl/G8VFHC
https://goo.gl/6RFQWG
Maxidoid
09 April 2018 - 07:23:51 WIB
Kami terus mengikuti setiap kegiatan dan perkembangan yang dilakukan.

Bagian mencerdaskan bangsa dari sisi ilmu pengetahuan adalah bagian lembaga pendidikan. Proses penyadaran dan edukasi dunia kesehatan, kami turut ambil bagian di dalamnya.

https://%$%#$#$morinda.com/
http://trua gemaxidoid.com/
http://tahitiannonibandung.com
http s://jakartanonitahitian.blogspot.co.id/
https://medann onitahitian.blogspot.co.id/
http://temanatahiti.com/
erni
30 Mei 2018 - 13:23:23 WIB
terbebas AsamUrat
07 Juni 2018 - 13:59:12 WIB
Terima kasih untuk artikel yang mudah diakses. Salah satu keharusan dan ukuran kemajuan sebuah dunia pendidikan adalah akses iiyuiyuiyuyuyiunya sangat mudah. https://menyembuhkanasamuratalami.wordpress.com/

Un iversitas adalah salah satu lembaga yang turut berperan dalam memajukan sebuah negara. Karenanya, kita terus berharap dan mendukung kontribusi yang lebih besar dari setiap universitas.
Morinda Independen
20 Juni 2018 - 10:11:03 WIB
Thanks for your nice post. I have a new one. This is a solution for few of diseases:


http://bit.ly/2K3rLXK
http://bit.l y/2K4T03Q
http://bit.ly/2MylXni
http://bit.ly/2JR0G 6y
http://bit.ly/2t6AIph
http://bit.ly/2ti7ram
h ttp://bit.ly/2t3AAXO
http://bit.ly/2HYTKT1
http://b it.ly/2t46V0s
http://bit.ly/2JK873m
Maxidoid
20 Juni 2018 - 10:29:54 WIB
Nice blog. I have a new one. This is a solution for few of diseases:

http://bit.ly/2yqiVOO
http://bit.ly/2t gOgO9
http://bit.ly/2yjqTcK
http://bit.ly/2JXiiO6

http://bit.ly/2JX8mnX
http://bit.ly/2tgOrch
http: //bit.ly/2JYctmW
http://bit.ly/2JS6qNy
http://bit.l y/2ykfIAr
http://bit.ly/2th6O0W
AwalKembali 123 Lanjut Akhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)