Komunitas

Panasonic Eco Kideas - Tunas Hijau

Semua Penjelasan Program Lingkungan Cukup Disampaikan Siswa

Indra Patmoko | Kamis, 11 April 2013 - 00:58:27 WIB | dibaca: 1222 pembaca

Saat penilaian lapangan Panasonic Eco Kideas berlangsung, semua penjelasan program lingkungan cukup disampaikan siswa

Penilaian lapangan hari keempat program lingkungan hidup Panasonic Eco Kideas akan dilaksanakan besok, Kamis (25/1). Ada 8 sekolah di 3 kota Jawa Timur yang akan dinilai. Delapan sekolah itu adalah SDM Pekuncen Pasuruan, SDN Bukir Pasuruan, SDN Dinoyo II Malang, SD Laboratorium UM Malang, SDK St Xaverius Surabaya, SDK Pirngadi Surabaya, SDK Kristus Raja Surabaya dan SDK Santa Theresia II Surabaya. 

Pada penilaian lapangan mulai hari keempat, sekolah diminta melibatkan lebih banyak siswa pada saat penilaian lapangan di sekolahnya masing-masing. Dijelaskan oleh aktivis senior Tunas Hijau Mochamad Zamroni, bahwa sekolah yang akan dikunjungi oleh tim penilai lebih baik melibatkan banyak siswa untuk mendampingi tim penilai pada saat penilaian lapangan. Saat penilaian lapangan Panasonic Eco Kideas berlangsung, semua penjelasan program lingkungan cukup disampaikan siswa

”Lebih baik sekolah melibatkan sedikitnya 10 orang siswa untuk menjelaskan perkembangan program lingkungan hidup di sekolahnya. Siswa yang mendampingi lebih diutamakan siswa yang mengikuti beberapa kali pembelajaran lingkungan Panasonic Eco Kideas bersama Tunas Hijau,” jelas Mochamad Zamroni sesaat setelah rapat evaluasi pelaksanaan penilaian lapangan hari ketiga.

Dalam penilaian lapangan ini, presentasi dan penyampaian penjelasan program sebaiknya dilakukan siswa, bukan guru. Bila penjelasan yang telah disampaikan oleh siswa ternyata belum memuaskan tim penilai, maka tim penilai akan meminta penjelasan tambahan guru, petugas kebersihan, orang tua, penjual kantin dan/atau kepala sekolah.

Selama penilaian lapangan ini, sangat mungkin warga sekolah akan diminta untuk menyimulasikan atau melakukan kembali pengelolaan lingkungan hidup  seperti yang telah disampaikan. “Misalnya, sekolah mengaku telah melakukan pengomposan sampah organik, maka sangat mungkin warga sekolah akan diminta mempraktekkan cara pengomposan yang telah dilakukan. Demikian juga untuk upaya yang lainnya,” ujar Satuman, salah satu anggota tim penilai. (ryan/ron)










Komentar Via Website : 3
grosir deep beauty
18 Mei 2017 - 00:00:53 WIB
Pupuk Organik Cair
14 November 2017 - 14:39:55 WIB
Thanks untuk info yang sangat bermanfaat , semoga sukses selalu...
http://goo.gl/0HMnMI
http://goo.gl/GVkcDL r
http://goo.gl/b8C8Dt
http://goo.gl/fizNLR
http:/ /goo.gl/X7ewgF
http://goo.gl/9PFPoL
http://goo.gl/i xw4Y7
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)