"Floor Time" Kembangkan Potensi Anak

Rabu, 11 Februari 2009 09:58:04 - oleh : admin
SEMARANG, SABTU - Interaksi antara orangtua dan anak atau aktivitas floor time dapat mengembangkan potensi anak jika dilakukan secara simultan. Kegiatan ini merupakan bentuk stimulasi untuk merangsang ekspresi serta memaksimalkan kecerdasan anak.
"Dengan floor time, orangtua dapat melatih keterampilan motorik, komunikasi, dan emosi anak," ujar dokter spesialis anak dari Rumah Sakit Bunda Jakarta, Dewi K Utama, di Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (31/1).

"Aktivitas floor time adalah waktu yang dihabiskan antara orangtua dan anak yang berusia di bawah lima tahun untuk berinteraksi dan bermain bersama tanpa gangguan dari hal-hal lain. Bahkan, telepon seluler orangtua juga perlu dimatikan," kata Dewi.

Agar berlangsung efektif, orangtua perlu memperhatikan reaksi anak terhadap stimulasi yang orangtua berikan dalam interaksi tersebut.

Menurut Dewi, waktu yang diperlukan untuk floor time berkisar antara 20-30 menit. Untuk itu, dia menyarankan kegiata n tersebut dapat dilakukan setiap hari.

Selain dapat mengembangkan potensi anak, Dewi mengungkapkan, aktivitas floor time juga dapat membangun kedekatan emosi antara orangtua dan anak serta membentuk karakter mental sehat bagi anak. "Orangtua juga dapat me nanamkan nilai-nilai moral kepada anak," katanya.

Dalam kegiatan ini, Dewi mengimbau agar disertai dengan mainan yang dapat merangsang kreativitas dan spontanitas anak. "Bukan mainan yang terstruktur dan kaku," ucapnya.

Namun, Dewi menekankan agar aktivitas tersebut jangan dilakukan kepada dua anak sekaligus karena tidak akan efektif. "Jika memiliki dua balita, maka jangan melakukan floor time kepada mereka sekaligus. Akibatnya, anak akan bertengkar karena berebut perhatian dari orangtuanya," ucap Dewi menganjurkan.

Nutrisi

Selain melalui stimulasi, menurut dokter spesialis anak dari Rumah Sakit Ibu dan Anak Hermina Semarang Gatot Irawan, nutrisi juga memegang peranan penting dalam memaksimalkan kecerdasan anak.

Gatot menambahkan, nutrisi merupakan faktor penentu pertumbuhan termasuk di antaranya perkembangan volume otak. "Salah satu nutrisi penting yang dibutuhkan otak adalah gangliosida karena berperan dalam pembentukan memori dan fungsi umum otak besar. Gangliosida secara alami terdapat pada air susu ibu (ASI) dan dapat diperoleh pada susu, daging, dan telur," ucap Gagot.

kirim ke teman | versi cetak

Berita "Berita Terkini" Lainnya