Siswa Kelas 6 SD Katolik Santo Xaverius Ikuti “Young Scientist Lab” di SMPK Angelus Custos Surabaya

Pada Jumat, 14 Agustus 2026, siswa kelas 6 SD Katolik Santo Xaverius mengikuti kegiatan Young Scientist Lab yang diselenggarakan oleh SMPK Angelus Custos Surabaya. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengenal dunia sains melalui pengalaman belajar secara langsung di laboratorium. Kegiatan berlangsung pada pukul 09.30–11.00 WIB dengan suasana yang penuh antusias dan rasa ingin tahu. Para siswa mendapatkan pengalaman yang berbeda dari pembelajaran di kelas karena mereka dapat melihat, menyentuh, mencoba, dan mengamati secara langsung berbagai alat serta objek yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan.

Kegiatan Young Scientist Lab diawali dengan sambutan dari Kepala Sekolah SMPK Angelus Custos Surabaya, Cucun Agustiyo N. S.Pd. Dalam suasana yang hangat dan penuh semangat, para siswa mendapatkan pengantar mengenai kegiatan yang akan mereka ikuti. Setelah sambutan, siswa diarahkan menuju laboratorium untuk mengikuti berbagai aktivitas yang telah dipersiapkan. Kegiatan dilaksanakan di dua laboratorium, yaitu Laboratorium Fisika dan Laboratorium Biologi. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap arahan yang diberikan oleh guru dan pendamping. Mereka juga memiliki kesempatan untuk bertanya ketika menemukan hal-hal baru yang menarik perhatian. Pembelajaran di laboratorium membuat siswa merasakan suasana belajar yang lebih interaktif, menyenangkan, dan mendorong mereka untuk aktif mencari tahu mengenai berbagai fenomena yang ada di sekitar.

Di Laboratorium Fisika, siswa diajak mengenal berbagai macam alat ukur yang biasa digunakan dalam kegiatan praktikum. Beberapa alat yang diperkenalkan antara lain jangka sorong, mikrometer sekrup, gelas ukur, dan neraca. Siswa tidak hanya melihat bentuk dan nama alat tersebut, tetapi juga mendapatkan penjelasan mengenai fungsi serta cara menggunakannya dengan tepat. Dengan bimbingan guru-guru Fisika SMP Katolik Angelus Custos yang kompeten, siswa mencoba melakukan pengukuran menggunakan alat-alat tersebut dan belajar membaca hasil pengukuran dengan teliti. Setelah mengenal alat ukur, siswa juga melakukan eksperimen sederhana yang membuat pembelajaran menjadi semakin menarik. Dari kegiatan tersebut, siswa belajar bahwa ketelitian, kecermatan, dan kemampuan mengikuti prosedur merupakan hal penting dalam melakukan kegiatan ilmiah. Pengalaman mencoba alat secara langsung juga membantu siswa menghubungkan materi yang selama ini dipelajari dengan penerapannya dalam kegiatan praktikum.

Sementara itu, di Laboratorium Biologi, siswa mendapatkan pengalaman menarik dalam mengenal dan menggunakan mikroskop. Para siswa terlebih dahulu diperkenalkan dengan bagian-bagian mikroskop beserta fungsi masing-masing bagian, kemudian belajar mengenai langkah-langkah penggunaan mikroskop yang benar. Setelah memahami cara mengoperasikannya, siswa melakukan pengamatan terhadap berbagai preparat menggunakan mikroskop. Mereka berkesempatan mengamati jaringan hewan, jaringan tumbuhan, dan jaringan manusia yang tidak dapat dilihat dengan jelas menggunakan mata. Kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru bagi siswa karena mereka dapat melihat secara langsung bentuk dan susunan objek yang sebelumnya hanya mereka lihat melalui gambar di buku atau media pembelajaran. Siswa-pun tampak tertarik ketika menemukan berbagai bentuk dan struktur yang terlihat melalui lensa mikroskop. Kegiatan ini sekaligus menumbuhkan rasa kagum dan keingintahuan siswa terhadap kehidupan serta berbagai struktur yang terdapat pada makhluk hidup.

Kegiatan Young Scientist Lab menjadi pengalaman belajar yang sangat bermakna bagi siswa kelas 6 SD Katolik Santo Xaverius. Selama mengikuti kegiatan, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan baru mengenai alat ukur, eksperimen, dan mikroskop, tetapi juga belajar mengembangkan sikap ilmiah seperti teliti, disiplin, aktif bertanya, berani mencoba, bekerja sama, dan memiliki rasa ingin tahu. Pembelajaran langsung di laboratorium memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar melalui pengalaman nyata sehingga materi sains menjadi lebih mudah dipahami dan lebih berkesan. Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi siswa untuk mengenal lingkungan pembelajaran di jenjang pendidikan berikutnya sekaligus memotivasi mereka untuk terus mengembangkan minat terhadap ilmu pengetahuan. Semoga pengalaman mengikuti Young Scientist Lab ini dapat menjadi bekal yang berharga bagi siswa untuk semakin mencintai sains, berani bereksplorasi, serta tumbuh menjadi generasi yang kritis, kreatif, mandiri, kolaboratif, dan berjiwa ilmuwan. (Mr. H)

SD Katolik Santo Xaverius – Tegarkan Hati, Mengukir Prestasi!

Link Dokumentasi : https://drive.google.com/drive/folders/1K1tOZqeJtvnQnZ1l9v0i2FtuFm7or1wV?usp=sharing