Semangat Peningkatan Mutu : SD Katolik Santo Xaverius Surabaya Berpartisipasi Aktif dalam Surlingjar 2025

Surabaya, 3 Oktober 2025 – Seluruh guru Sekolah Dasar Katolik Santo Xaverius Surabaya menunjukkan dedikasi dan semangat tinggi terhadap peningkatan kualitas pendidikan dengan menyelesaikan pengisian Survei Lingkungan Belajar (Surlingjar) Tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di laboratorium komputer siang hari setelah bapak ibu guru selesai melaksanakan proses pembelajaran.

Surlingjar merupakan instrumen wajib yang dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai bagian dari Asesmen Nasional (AN). Tujuannya adalah memetakan dan mengevaluasi beragam aspek pendukung kualitas pembelajaran, mulai dari iklim keamanan, iklim kebinekaan, hingga kualitas praktik pembelajaran di sekolah. Survei ini mencakup dimensi penting seperti Kualitas Pembelajaran di Kelas, Iklim Keamanan Sekolah, Iklim Kebinekaan, dan Refleksi serta Perbaikan oleh Guru.

Berbekal kartu login masing-masing, para guru dengan cermat menjawab setiap butir pertanyaan yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran obyektif tentang kondisi riil di lingkungan sekolah. Pengisian Surlingjar secara daring ini difasilitasi penuh di laboratorium komputer untuk memastikan kelancaran teknis, koneksi internet stabil, dan dukungan dari operator sekolah. “Pelaksanaan Surlingjar ini adalah momentum penting bagi sekolah kami. Ini bukan sekedar kewajiban administrasi untuk Rapor Pendidikan Sekolah semata, tetapi cerminan dari komitmen kami untuk terus berefleksi dan memperbaiki diri,” ujar M. Istiwi, S.Pd., Guru kelas 4A. “Kami berharap hasil Surlingjar tahun ini dapat menunjukkan peningkatan positif, yang pada akhirnya akan berdampak langsung pada proses dan hasil belajar murid kami.”

Dengan selesainya pengisian Surlingjar 2025, SD Katolik Santo Xaverius Surabaya telah mengambil langkah nyata dalam upaya mewujudkan ekosistem sekolah yang aman, inklusif, dan mendukung pembelajaran berkualitas. Hasil survei ini akan menjadi peta jalan bagi sekolah untuk mengidentifikasi area kekuatan yang harus dipertahankan dan area kelemahan yang memerlukan intervensi. Semangat para guru SD Katolik Santo Xaverius Surabaya yang berupaya memberikan kontribusi terbaik dalam Surlingjar ini menegaskan kembali dedikasi mereka dalam mencetak generasi penerus bangsa yang unggul. ( Mr H )